sudahlah, memang bukan masanya
daripada menjadi sesuatu yang tak pernah kasat
hapuslah, pergilah engkau!
beribu syair berkiblatkan padamu
hingga jiwa ini tak lagi sanggup meramu
rerupaan yang kian semu
waktu yang pemalu menjadi saksi
atas semua kebisuan yang kita buat
berat dan mencuat
yang akhirnya membuat diri tak lagi kuat
kalau memang tak pernah kau rasa
jangan buat aku memiliki asa
tak pelak semuanya hadir untuk sia-sia
merenggut detik yang akhirnya terpejam
meredam, awak amarahku
teriakanlah “tidak!” itu
agar aku dan orang-orang itu tahu
apa yang kukorbankan bukan lagi sesuatu
tahu-tahu hanya batu
meringkuk lalu jadi busuk
epilog:
ya, berbohong dan menunggu
itu munafik
itu manusia, lebahati
ya, itu aku
*sumpah, "lebahati" gue sendiri yang bikin
1 komentar:
iya .. iyaa..
percaya gw ..
Posting Komentar